Adalah proses sosial meliputi sebagaian besar aspek kehidupan manusia yang mengalami pergeseran atau perubahan cara dan bentuk sebagai proses sosial keberadaan masyarakat dan komunikasi ( baik secara makro maupun mikro ) tidak lepas dari dinamika perubahan sosial terebut.
Jenis-jenis komunikasi sangat bergaram sekali sesuai kegunaanya, diantaranya :
- Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang berlangsung anatar dua orang secara tatap muka dan dalam suasan pribadi.
- Komunikasi kelompok adalah komunikasi antara seseorang dengan orang-orang lain dalam kelompok, berhadapan, satu sama lain sehingga memungkinkan terdapatnya kesempatan bagi setiap orang dalam kelompok untuk memberikan tanggapan secara verbal.
- Komunikasi organisasi adalah komunikasi yang dilaksanakan dalam rangka mecapai tujuan – tujuan organisasi dna tujuan – tujuan individu dalam berorganisasi.
Dalam hubungan dengan proses sosial, komunikasi menjadi sebuah cara dalam melakukan perubahan sosial ( sosial charge ). komunikasi berperan menjembatani perbedaan dalam usahanya melakukan perubahan. Namun begitu, komunikasi juga tak akan lepas darikonteks sosialnya, artinya ia akan diwarnai oleh sikap, perilaku, pola, norma, pranata masyarakatnya.
Perubahan sosial adalah perubahan pada tatanan sosial masyarakat. Perubahan tersebut bisa datang dari keadaan lingkungan, prganisasi sosial, Perubahan dapa terjadi dalam bentuk nilai, norma, sikap sosial, sistem sosial, dan pola perilaku sosial, berikut adalah beberapa contoh perubahan sosial :
- Cara berkomunikasi
- Perang
- Gerakan Besar
- Perkembangan Zaman
- Akulturasi
Lima aspek dalam Membangun Komunikasi Efektif
lima aspek yang perlu dipahami dalam membangun komunikasi yang efektif, yaitu :
- Kejelasan
Hal ini dimaksudkan bahwa dalam komunikasi harus menggunakan bahasa dan mengemas informasi secara jelas, sehingga mudah diterima dan dipahami oleh komunikan.
- Ketepatan
Ketepatan atau akurasi ini menyangkut penggunaan bahasa yang benar dan kebenaran informasi yang disampaikan.
- Konteks
Konteks atau sering disebut dengan situasi, maksudnya adalah bahwa bahasa dan informasi yang disampaikan harus sesuai dengan keadaan dan lingkungan dimana komunikasi itu terjadi.
- Alur
Bahasa dan informasi yang akan disajikan harus disusun dengan alur atau sistematika yang jelas, sehingga pihak yang menerima informasi cepat tanggap
- Budaya
Aspek ini tidak saja menyangkut bahasa dan informasi, tetapi juga berkaitan dengan tatakrama dan etika. Artinya dalam berkomunikasi harus menyesuaikan dengan budaya orang yang diajak berkomunikasi, baik dalam penggunaan bahasa verbal maupun nonverbal, agar tidak menimbulkan kesalahan persepsi.
Aspek-aspek Perubahan Sosial
Dalam Pandangan orang awam, sering terjadi kerancuan antara istilah perubahan social dengan perubahan budaya. Hal ini disebabkan adanya kenayataan bahwa setiap terjadi proses perubahan budaya mengakibatkan struktur dan fungsi masyarakatnya akan berubah juga sehingga kita sering mengatakan dengan istilah perubahan social budaya. Namun demikian, para ahli ilmu social termasuk antropologi secara tegas membedakan pengertian perubahan budaya dengan perubahan social. Pada perubahan budaya, hal yang berubah itu adalah unsur-unsur budayanya, seperti pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia sebagai masyarakat. Sedangkan pada perubahan social hal yang berubah adalah struktur dan system social yang mengatur pola kehidupan masyarakat.
Terdapat beberapa aspek yang menyebabkan terjadinya perubahan social di Indonesia, diantaranya adalah demokratisasi, globalisasi, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Secara rinci, uraian tentang hal tersebut akan dipaparkan di bawah ini.
- 1. Demokratisasi
Gelombang reformasi total yang melanda kehidupan bermasyarakat dan berbangsa indonesia dewasa ini telah menimbulkan berbagai perubahan yang mendasar segala aspek kehidupan manusia yang meliputi bidang politik, ekonomi, hukum, kebudayaan dan pendidikan. Dalam system pemerintahan telah terjadi perubahan penyelenggaraan yang bersfat sentralistik yag menghilangkan inisiatif atau prakarsa, kreativitas, keseragaman baik pribadi maupun masyarakat, kini kita memerlukan pradigma baru yang mampu menghidupkan dan medorong serta mengaktualisasikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Kehidupan baru tersebut adalah kehidupan yang memberikan peluang kepada setiap orang, kelompok, organisasi, masyarakat untuk berpendapat, mengambil bagian secara aktif sesuasi dengan kapasitasnya masing-masing namun tidak menyimpang dari aturan-aturan yang berlaku dan falsafah hidup bangsa Indonesia. Proses perubahan seperti itu adalah “ Demokratisasi”.
- 2. Globalisasi
Memasuki abad XXI manusia di hadapkan pada berbagai tantangan yang ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, kompleksitas dan masalah kesejahteraan material dan spiritual, serta perubahan social yang semakin cepat. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi telah mengantarkan manusia memasuki gerbang kehidupan masyarakat global. Globalisasi terjadi dalam berbagai bidang kehidupan, sperti politik, ekonomi, budaya, dan tekhnologi.
\
- 3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi
Hidup manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Temuan-temuan baru hasil riset secara langsung atau tidak merupakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri bahwa peradaban manusia salah satunya sangat bergantung pada ilmu dan teknologi. Teknologi banyak menghasilkan perangkat, seperti alat transportasi, telekomunikasi, computer, dan peralatan perang. Berkat kemajuan yang sangat cepat dan lebih mudah dalam kedua bidang ini pemenuhan kebutuhan manusia dapat dilakukan secara lebih cepat dan lebih mudah disamping penciptaan di berbagai bidang kehidupan, seperti kesehatan, pemukiman, pendidikan dan sebagainya. Kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dapat mengubah cara berpikir, cara bekerja dan cara hidup manusia.