Komunikasi dalam Organisasi

13669069_1055379007830492_7803871869855746269_n.jpg

Menjalin komunikasi dalam organisasi merupakan suatu hal yang wajib dilakukan dan termasuk ke dalam fungsi kepemimpinan. Tanpa adanya komunikasi dalam organisasi tidak mungkin suatu organisasi dapat menjalankan roda manajemennya.

Oleh karena itu pemahaman mengenai peran komunikasi dalam organisasi perlu diketahui oleh semua sumber daya manusia di dalamnya. Manajer wajib melakukan komunikasi yang baik dengan bawahannya begitu pula karyawan harus menjalin komunikasi yang baik dengan manajernya.

Hambatan-hambatan dalam komunikasi :

Hambatan Teknis

Hambatan teknis adalah jenis hambatan yang terjadi karena media yang digunakan dalam berkomunikasi. Gangguan yang terjadi pada media komunikasi semisal radio, jaringan telepon dan alat komunikasi lain pastinya akan mengganggu proses komunikasi dan mengurangi tingkat efektivitas komunikasi tersebut. Menurut ahli Cruden dan Sherman dalam buku mereka berjudul Personel Management,

Hambatan Semantik

Hambatan jenis ini adalah hambatan yang terjadi akibat proses penyampaian pengertian atau ide yang tidak efektif. semantik sendiri artimya studi yang mempelajari tentang pengertian yang diungkapkan atau dijabarkan dalam bentuk bahasa. kata2 yang dipilih dalam komunikasi akan membanti proses pertukaran timbal balik arti dan pengertian dari seorang komunikator kepada komunikasi

Hambatan Manusiawi

hambatan ini timbul dari faktor manusia atau pelaku komunikasi organisasi itu sendiri. hambatan ini timbul karena berbagai faktor manusiawi seperti emosi dan prasangka pribadi, persepsi, kecakapan atau ketidakcakapan, kemampuan atau ketidak mampuan alat2 panca indera seseorang dan sebagainya. menurut ahli cruden dan sherman.

Hambatan Sosio-Antro-Psikologis

Hambatan jenis ini adalah hambatan yang terjadi pada sisi komunikan atau penerima informasi. Kita mengetahui bahwa proses komunikasi, termasuk komunikasi organisasi, terbentuk dalam keadaan yang situasional. Artinya, komunikator harus benar benar mengerti dan paham dengan situasi atau kondisi saat komunikasi berlangsung. Situasi sangatlah berpengaruh terhadap proses komunikasi yang akan berefek langsung pada efektivitas komunikasi organisasi itu sendiri.

Hambatan ekologis 

faktor lingkungan jugasangat mempengaruhi kelancaran dari proses komunikasi organisasi. terdapat banyak contoh proses komunikasi yang bisa terhambat akibat gangguan dari lingkungan tempat komunikasi berlangsung. contoh dari hambatan ekologis ini antara lain lingkungan yang ramai atau bising banyaknya orang yang berlalu lalang, suara petir atau hujan, suara kendaraan yang lewat dan banyak lainnya.

siapa yang akan melakukan komukasi dalam suatu organisasi :

  1. Atasan dengan Bawahan
  2. Bawahan dengan atasan
  3. rekan sekerja level pelaksana
  4. rekan sekerja level pimpinan
  5. organisasi dengan perusahaan lain
  6. perusahaan lain dengan mitra perusahaannya
  7. Antar mitra bisnis

 

 

Komunikasi, Informasi dan Masyarakat

Komunikasi

Komunikasi mengandung pengertian bersama-sama (common). Istilah komunikasi atau communication berasal dari bahasa Latin yaitu communicatio yang berarti “pemberitahuan atau pertukaran”. Kata sifat communis, yang bermakna umum atau bersama. Sederhanya, komunikasi dapat diartikan sebagai proses yang digunakan individu untuk bertukar informasi dari satu pihak kepada pihak lain yang disampaikan menggunakan simbol-simbol (verbal atau noverbal). Salah satu cara untuk memahami komunikasiadalah dengan memahami pengertian komunikasi itu sendiri. Para ilmuwan mendefinisikan komunikasi menurut sudut pandang mereka masing-masing. Hal ini dapat dimengerti karena ilmu komunikasi dikembangkan oleh ilmuwan yang berasal dari berbagai disiplin ilmuyang berbeda.

Informasi

Dari wikipedia, Informasi merupakan pesan atau kumpulan pesan (ekspresi atau ucapan) yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan, hal ini merupakan tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang.
Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, Persepsi, kebenaran, representasi, negentropy, Stimulus, komunikasi, , dan rangsangan mental.

Masyarakat

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di mana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.

Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.

Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.

Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.

Untuk menganalisa secara ilmiah tentang proses terbenruknya masyarakat sekaligus problem-problem yang ada sebagai proses-proses yang sedang berjalan atau bergeser kita memerlukan beberapa konsep. Konsep-konsep tersebut sangat perlu untuk menganalisa proses terbentuk dan tergesernya masyarakat dan kebudayaan serta dalam sebuah penelitian antropologi dan sosiologi yang disebut dinamik sosial (social dynamic). Konsep-konsep penting tersebut antara lain :

  • Internalisasi (internalization)
  • Sosialisasi (socialization)
  • Enkulturasi (enculturation)